Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) menilai Gubernur Jatim Soekarwo lebih layak menjadi calon Wakil Presiden RI
Soekarwo.

Surabaya - Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) menilai Gubernur Jatim Soekarwo lebih layak menjadi calon Wakil Presiden RI, bukan sebagai Menteri Dalam Negeri.

"Kalau melihat kapasitas dan kapabilitasnya, Soekarwo sangat layak masuk bursa calon Wapres, bukan Mendagri," ujar Koordinator FK3JT KH Fahrurrozi kepada wartawan di Surabaya, Senin (26/3/2018).

Gus Fahrur, sapaan akrabnya, menyoroti rancangan kabinet Joko Widodo periode 2019-2024 yang diumumkan DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menempatkan Gubernur Jatim Soekarwo sebagai calon Mendagri bersama Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar serta mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat.

Menurut dia, Soekarwo terlalu kecil jabatannya jika hanya sebagai menteri, sebab berdasarkan peran dan hasil memimpin Jawa Timur selama ini dinilai sebagai prestasi yang membanggakan.

"Tak terhitung berapa penghargaan untuk Pemprov Jatim, termasuk penghargaan pribadi. Saat memimpin juga berhasil membawa provinsi ini menjadi besar, bahkan bisa menurunkan angka kemiskinan," ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mengumpulkan Kiai Kampung se-Indonesia dan menggalang kekuatan untuk mengusulkan nama Soekarwo sebagai pendamping Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019.

"Pakde Karwo (sapaan akrab Soekarwo), harus menjadi pendamping Pak Jokowi di Pilpres. Ini harapan dan usulan kami yang tidak lama lagi akan membahasnya secara serius," ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Canga'an Bangil itu juga berharap Joko Widodo mampu memimpin negara ini untuk periode kedua dan diusung sejumlah partai politik sehingga mampu menyelesaikan program-program yang belum tuntas dikerjakan lima tahun terakhir.

"Karena itulah kami ingin Pakde Karwo nantinya yang membantu Pak Jokowi menyelesaikan program-program kerakyatan untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera," katanya. (Warta Ekonomi)

Post A Comment: